10 Daftar Alat Pengukur Tekanan Udara dan Fungsinya

10 Daftar Alat Pengukur Tekanan Udara dan Fungsinya

Daftar Isi:

8. Pluviometer

Pluviometer

Pluviometer adalah alat pengukur curah hujan atau jumlah air hujan yang jatuh pada permukaan bumi per satuan luas per satuan waktu. Pluviometer biasa digunakan oleh ahli meteorologi untuk mempelajari hubungan antara curah hujan dengan cuaca dan iklim serta untuk memprediksi kondisi cuaca seperti hujan lebat, banjir, longsor dan lain-lain.

Pluviometer juga memiliki beberapa jenis, antara lain:

a. Pluviometer Hellman

Pluviometer Hellman adalah alat pengukur curah hujan yang menggunakan corong sebagai penampung air hujan dan tabung ukur sebagai penunjuk jumlah air hujan. Prinsip kerjanya adalah ketika hujan turun, corong akan menampung air hujan dan mengalirkannya ke tabung ukur yang berskala milimeter atau sentimeter.

b. Pluviometer Tipping Bucket

Pluviometer tipping bucket adalah alat pengukur curah hujan yang menggunakan dua ember miring sebagai penampung air hujan dan pencatat data sebagai penunjuk jumlah air hujan. Prinsip kerjanya adalah ketika hujan turun, salah satu ember miring akan menampung air hujan sampai mencapai titik tertentu, kemudian ember tersebut akan terbalik dan mengosongkan isinya sambil mengaktifkan saklar magnetik yang terhubung dengan pencatat data.

c. Pluviometer Otomatis

Pluviometer otomatis adalah alat pengukur curah hujan yang menggunakan sensor optik atau akustik sebagai penampung air hujan dan pencatat data sebagai penunjuk jumlah air hujan. Prinsip kerjanya adalah dengan menggunakan sensor optik atau akustik sebagai penampung air hujan dan pencatat data sebagai penunjuk jumlah air hujan. Sensor optik bekerja dengan mengukur intensitas cahaya yang dipantulkan oleh permukaan air hujan, sedangkan sensor akustik bekerja dengan mengukur intensitas suara yang dipantulkan oleh permukaan air hujan.

Fungsi pluviometer otomatis adalah untuk mengukur curah hujan dengan menggunakan sensor elektronik yang dapat mencatat data secara otomatis dan akurat. Pluviometer otomatis memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  • Tidak memerlukan perawatan yang sering, karena tidak memiliki bagian yang bergerak atau mudah rusak.
  • Dapat mengirim data secara langsung ke stasiun pemantauan cuaca atau komputer melalui kabel atau nirkabel.
  • Dapat mengukur curah hujan dalam berbagai satuan, seperti milimeter, inci, liter per meter persegi atau galon per kaki persegi.
Baca juga:  Apa Prinsip Kerja Flow Meter?

Penulis

Picture of Erwin Widianto

Erwin Widianto

Saya adalah seorang penulis atau SEO Specialist yang meluangkan waktu dan bertukar pikiran melalui konten yang saya tulis di artikel ini.

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan